Afrika Selatan dan Australia dalam status waspada terhadap wabah listeriosis yang mematikan

23 Feb 2026
Zayani Bhatt
Zayani Bhatt
Brenda Lau
Brenda LauMasters in Science Communication, University of Sheffield
Zayani Bhatt
Zayani Bhatt
Brenda Lau
Brenda Lau Masters in Science Communication, University of Sheffield
The sources of the Listeriosis outbreaks in South Africa and Australia have been identified. Consumers are warned to take cauThe sources of the Listeriosis outbreaks in South Africa and Australia have been identified. Consumers are warned to take caution against eating raw foods and vegetables.
Afrika Selatan akhirnya menelusuri sumber dari  “wabah terburuk di dunia” Listeriosis, yang menewaskan 180 orang selama setahun terakhir. Sebuah pabrik yang dioperasikan oleh perusahaan Enterprise Foods di Polokwane provinsi Limpopo telah berhasil diidentifikasi. Khususnya, sosis siap saji yang dikenal sebagai poloni menjadi penyebab utama wabah ini, ujar Menteri Kesehatan Aaron Motsoaledi.

Lebih dari 16 sampel lingkungan yang berasal dari pabrik teruji positif strain ST 6 dari Listeria – strain sangat ganas, yang sejauh ini telah menginfeksi hampir 1.000 orang.

Pabrik makanan olahan Enterprise dan Rainbow Chicken Limited (RCL) diminta melakukan pemberitahuan untuk penarikan produk demi keselamatan.

"Berdasarkan hasil pencarian untuk sumber wabah dan pengobatan terhadap orang-orang yang terinfeksi, sebuah tim dari National Institute for Communicable Diseases (NICD) mewawancarai 109 pasien terinfeksi untuk mendapatkan rincian tentang makanan yang dikonsumsi pada satu bulan terakhir sebelum terinfeksi. Sembilan puluh tiga (85%) dilaporkan mengkonsumsi makanan olahan siap saji, dan poloni merupakakan produk yang paling sering dikonsumsi, diikuti oleh vienna/sosis, dan kemudian 'daging dingin' lainnya," kata Motsoaledi.

Wabah lainnya di Australia

Di seberang lautan, empat orang di Australia meninggal setelah mengkonsumsi Cantaloupe melon – atau lebih dikenal sebagai melon batu– yang terkontaminasi Listeria. "Sudah ada dua kematian di New South Wales dan dua di Victoria," ujar NSW Health dalam sebuah pembaruan, menambahkan bahwa dua kasus baru tersebut jika ditotal secara nasional telah menginfeksi 17 orang.

Wabah Australia dimulai pada bulan Januari tahun ini dan melon batu kini telah ditarik dari rak-rak supermarket di seluruh Australia.

Four out of 17 infected individuals have died due to the listeria outbreak involving rock melons in Australia. Photo credit: TechlyFour out of 17 infected individuals have died due to the listeria outbreak involving rock melons in Australia. Photo credit: Techly

Australia dengan cepat mengidentifikasi sumber wabah tersebut ke perkebunan di dekat kota Griffith, New South Wales, Australia. Menurut Vicky Sheppeard, Direktur Cabang Penyakit Menular untuk otoritas Kesehatan New South Wales, "orang yang rentan terhadap infeksi listeriosis harus membuang setiap melon batu yang dibeli sebelum 1 Maret."

"Biasanya, sekitar sepertiga orang terinfeksi listeriosis meninggal setiap tahunnya. Sebagian besar kasus tidak pernah terkait dengan wabah seperti ini, seperti yang kita lihat kontaminasi melon batu," tambahnya.

Singapura juga telah menarik dua kiriman melon batu yang dijual mulai dari 12 Februari sampai 2 Maret yang berasal dari perkebunan terinfeksi di Australia. Negara ini juga menangguhkan impor melon batu untuk sementara waktu.

Individu berisiko tinggi diperingatkan untuk lebih berhati-hati

Listeria bacteria is found commonly in foods such as soft cheeses, ice cream, raw fruits and vegetables, packaged lettuce, bean sprout, peaches, pâtés, and cooked, ready-to-eat sliced deli meats.Listeria bacteria is found commonly in foods such as soft cheeses, ice cream, raw fruits and vegetables, packaged lettuce, bean sprout, peaches, pâtés, and cooked, ready-to-eat sliced deli meats.

Konsumen diperingatkan untuk melawan bakteri yang tahan terhadap garam dan dapat tumbuh pada suhu pendingin serta menyebar dengan mudah.

Individu berisiko tinggi seperti wanita hamil, bayi, lansia dan orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah diperingatkan untuk mencegah mengkonsumsi makanan yang memiliki andil terhadap penyebaran bakteri, Listeria monocytogenes, dapat berakibat fatal.

Masa inkubasi untuk infeksi antara satu sampai 70 hari. Oleh karena itu, dibutuhkan waktu yang lama sebelum mengetahui apakah infeksi menyebar secara pandemik – walaupun hal ini tidak mungkin, karena sumber wabah telah teridentifikasi dan dihentikan dari distribusi makanan. Sebagian besar individu sehat yang terpapar bakteri tidak menunjukkan gejala.

Dokter juga disarankan untuk mencari pasien listeriosis, dan memberikan terapi antibiotik serta tindakan suportif seperti pemberian cairan intravena untuk mengatasi dehidrasi. Terutama pada wanita hamil, pemberian antibiotik dini sangat penting untuk mencegah infeksi terhadap janin. Menjaga kebersihan dasar secara teratur juga disarankan untuk mencegah penyebaran infeksi. MIMS

Bacaan lain:
Ancaman resistensi antimikroba
Lantai rumah sakit bisa menjadi sumber infeksi dan memperlambat kesembuhan pasien
Infeksi demam berdarah yang kedua lebih mematikan daripada yang pertama

Sumber:
http://www.bbc.co.uk/news/world-africa-43279627 
http://www.bbc.co.uk/news/world-australia-43269136 
http://www.foodsafetynews.com/2018/03/listeria-toll-nears-1000-in-south-africa-source-undetermined/#.WpyZvq6WaUk 
https://theconversation.com/how-we-can-prevent-more-listeria-deaths-91475 
https://citizen.co.za/news/1842615/old-diseases-making-potential-comebacks/ 
https://www.iol.co.za/lifestyle/health/how-does-listeriosis-spread-13599183 
http://www.straitstimes.com/asia/australianz/4th-person-dies-after-eating-rock-melon